Thursday, March 01, 2007

puisi

Menjelang Malam

lihatlah dunia menjelang malam
seperti labirin yang memerlukan cahaya
mereka nyalakan lampion di sudut kota

tanpa lelah mereka memburu amarah
yang berdiam di balik ketiak sampah
di antara sumpah serapah

tak ada waktu beristirah
melepas penat dan peluh di wajah

mereka telah terjajah
tak pernah menyerah
tak pernah mau kalah

Bandung

puisi

DALAM KENANGAN
-buat fn dee

suatu waktu kita pernah bersua
dalam perjamuan sastra, di pinggir ingatan
kita bercanda dalam kata, berdiskusi dalam puisi
tapi kau sendiri dalam sunyi

suatu waktu kita pernah berlari
bersama mengejar matahari
yang terbit dari novel, drama, skenario, dan puisi
tapi kau sendiri dalam nyanyi

suatu waktu kita pernah berpisah
aku di Jakarta, kau meregang nyawa
saat itu aku sedang makan malam
tapi kau sendiri dalam diam

kau tak sempat berucap
aku tak sempat berucap
selamat tinggal

Jakarta-Bandung 2005-2007